Tampilkan postingan dengan label Template Hack. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Template Hack. Tampilkan semua postingan

Jumat, 25 Oktober 2013

Cara membuat SyntaxHighlighter pada Blogger dengan Highlight.js

Cara membuat SyntaxHighlighter pada Blogger dengan Highlight.js
All About Blogspot Templates : Syntax Highlight adalah fitur pada teks editor yang menampilkan atau menyoroti teks-terutama source code-dalam berbagai warna dan font sesuai dengan kategori istilah. Gunanya, untuk memudahkan dalam menulis source code atau bahasa terstruktur seperti bahasa pemrograman (programming language) atau bahasa markup (markup language).

Implementasi dari syntax higlighter pada halaman website, blog atau forum online sering digunakan sebagai kode prensentasi pada contoh code source (seperti Javascript, HTML, XML, CSS, Python, PHP, JSON, CoffeeScript, Java, SQL, Apache, Haskell, Erlang, Ruby, C++, Objective C dan masih banyak bahasa program lainnya.) yang ingin ditampilkan.

Untuk mengaktifkan fitur ini dibutuhkan javascript yang dapat ditempatkan pada code HTML Template Blog. Pada postingan kali ini, saya ingin share cara membuat syntaxhighlighter, menggunakan Highlight.js dari Softwaremaniacs.

Caranya: copy dulu kode javascript di bawah ini atau lebih aman download disini.

Langkah 1 : Menyimpan JavaScript

Simpan JavaScript ini di atas </head> dalam tamplate blog.

<script src='http://bloggertut.googlecode.com/svn/trunk/js/highlight.pack.js'/>
    <script>
      hljs.initHighlightingOnLoad();
   
</script>

Langkah 2 : Pilih CSS

Code CSS dalam hal ini, berfungsi menampilkan style SyntaxHighlighter dimaksud.  


Ada banyak pilihan CSS yang bisa digunakan, sebelum anda memilih, terlebih dahulu dapat melihat-lihat demo DISINI.

Untuk Pilihan CSS, anda bisa download DISINI.

Atau salah satu contoh Default CSS SyntaxHighlighter:
/*
Original style from softwaremaniacs.org (c) Ivan Sagalaev <Maniac@SoftwareManiacs.Org>
*/

pre code {
  display: block; padding: 0.5em;
  background: #F0F0F0;
}

pre code,
pre .subst,
pre .tag .title,
pre .lisp .title,
pre .clojure .built_in,
pre .nginx .title {
  color: black;
}

pre .string,
pre .title,
pre .constant,
pre .parent,
pre .tag .value,
pre .rules .value,
pre .rules .value .number,
pre .preprocessor,
pre .haml .symbol,
pre .ruby .symbol,
pre .ruby .symbol .string,
pre .aggregate,
pre .template_tag,
pre .django .variable,
pre .smalltalk .class,
pre .addition,
pre .flow,
pre .stream,
pre .bash .variable,
pre .apache .tag,
pre .apache .cbracket,
pre .tex .command,
pre .tex .special,
pre .erlang_repl .function_or_atom,
pre .asciidoc .header,
pre .markdown .header,
pre .coffeescript .attribute {
  color: #800;
}

pre .comment,
pre .annotation,
pre .template_comment,
pre .diff .header,
pre .chunk,
pre .asciidoc .blockquote,
pre .markdown .blockquote {
  color: #888;
}

pre .number,
pre .date,
pre .regexp,
pre .literal,
pre .hexcolor,
pre .smalltalk .symbol,
pre .smalltalk .char,
pre .go .constant,
pre .change,
pre .lasso .variable,
pre .asciidoc .bullet,
pre .markdown .bullet,
pre .asciidoc .link_url,
pre .markdown .link_url {
  color: #080;
}

pre .label,
pre .javadoc,
pre .ruby .string,
pre .decorator,
pre .filter .argument,
pre .localvars,
pre .array,
pre .attr_selector,
pre .important,
pre .pseudo,
pre .pi,
pre .haml .bullet,
pre .doctype,
pre .deletion,
pre .envvar,
pre .shebang,
pre .apache .sqbracket,
pre .nginx .built_in,
pre .tex .formula,
pre .erlang_repl .reserved,
pre .prompt,
pre .asciidoc .link_label,
pre .markdown .link_label,
pre .vhdl .attribute,
pre .clojure .attribute,
pre .asciidoc .attribute,
pre .lasso .attribute,
pre .coffeescript .property {
  color: #88F
}

pre .keyword,
pre .id,
pre .title,
pre .built_in,
pre .aggregate,
pre .css .tag,
pre .javadoctag,
pre .phpdoc,
pre .yardoctag,
pre .smalltalk .class,
pre .winutils,
pre .bash .variable,
pre .apache .tag,
pre .go .typename,
pre .tex .command,
pre .asciidoc .strong,
pre .markdown .strong,
pre .request,
pre .status {
  font-weight: bold;
}

pre .asciidoc .emphasis,
pre .markdown .emphasis {
  font-style: italic;
}

pre .nginx .built_in {
  font-weight: normal;
}

pre .coffeescript .javascript,
pre .javascript .xml,
pre .lasso .markup,
pre .tex .formula,
pre .xml .javascript,
pre .xml .vbscript,
pre .xml .css,
pre .xml .cdata {
  opacity: 0.5;
}


Langkah 3 : Simpan CSS tersebut di atas ]]></b:skin> 

Langkah 4 : Cara Penggunaan

Untuk menggunakan Highlight.js ini, sangat simple, kita tidak perlu menentukan bahasanya, anda tinggal tulis seperti ini :
<pre><code>...kode HTML, CSS, JavaSript di sini..</code></pre>

Rabu, 23 Oktober 2013

Cara membuat Tag Pre pada postingan

Cara membuat Tag Pre pada postingan
All About Blogspot Templates | Pre Tag - Sebelumnya saya pernah menulis tentang Cara membuat Highlight pada Script/Kode di Postingan. Dan oleh sahabat blogger saya +Djangkaru Bumi, dipertanyakan apakah sama dengan blockqoute? Awalnya saya mau jawab Iya.. biar urusannya selesai. Namun akhirnya saya memilih untuk menunda memberi jawaban. Lalu gentayangan mencari tutorial yang relevan.. :D

Dari hasil blogwalking, langkah saya terhenti pada blog Kang Ismet. Dan ternyata disana ada jawabannya. Sekalian saya share..

Mirip? Mungkin, akan tetapi ada perbedaan besar antara Blockqoute, Highlight.js, dan Pre Tag. Tentang highlight mungkin sudah dibahas sebelumnya. Untuk saat ini, yang menjadi topik utama yakni tentang PRE Tag. Dan apa bedanya dengan Blockquote? Mana yang lebih baik digunakan untuk menulis kode/script? Serta Tips Bagaimana Cara membuat kode warna-warni?

Tertarik? Oke.. kita lanjut dan langsung ke inti pembahasan. 
PRE artinya pre-formatted atau secara mudahnya, apabila teks ditulis dalam tag pre maka hasilnya akan sama dengan apa yang kita tulis, baik dalam jarak (white space, line break atau tab.
Apabila pada penulisan menggunakan mode HTML, kemudian membuat spasi yang jauh, maka hasilnya akan tetap seperti biasa. Berbeda dengan tag pre, spasi akan tetap.

Sebagai gambaran, untuk lebih memahaminya coba copy kode ini pada postingan (mode HTML).  Dan kemudian dilihat hasilnya pada mode Compose.


<pre>
ini adalah contoh
tag pre
coba tulis
seperti
ini di
blog sobat
</pre>

<p>
ini adalah contoh
tag pre
coba tulis
seperti
ini di
blog sobat
</pre>
Maka ketika dilihat melalui mode Compose, maka akan ada perbedaan yang mencolok antara keduanya. Dengan menggunakan tag pre, spasi akan dipertahankan, berbeda dengan penggunaan tag p hasilnya akan lurus atau berjejer ke bawah.

Perbedaan  pre dan blockquote

Banyak yang menggunakan blockquote untuk berbagi kode. Termasuk saya... he... he... Lihat artikel-artikel sebelumnya. Untuk menjawab pertanyaan "Mana yang lebih baik untuk berbagi kode? blockquote atau pre?" Sebelum melangkah pada jawaban, silahkan simak pengertian blockquote. 
Blockquote adalah kutipan penting dan menonjol dari tulisan lainnya, agar tidak terlewatkan oleh pembaca. Contohnya ini.. anda akan lebih tertarik pada paragraf ini, daripada di atasnya atau yang lain.
Kalau melihat pengertian blockquote, tentunya kurang pas untuk berbagi kode, secara bahasa pun sudah dimengeri blockquote merupakan 'blok kutipan'. Sebenarnya sah-sah saja kita menggunakan blockquote sebagai tempat kode.

Tapi kalau dibandingkan, lebih baik menggunakan tag pre daripada blockquote untuk kode. Berikut ini kelebihan tag pre dibanding blockquote :

1. Struktur HTML lebih mudah difahami, lihat gambar :
Perbedaan  pre dan blockquote
Lihat yang di tandai dengan garis merah, jelas mana pembuka dan penutup. Anda akan melihat susunan otomatis apabila menulis kode menggunakan Notepad++ atau Macromedia DreamWeaver. Bandingkan dengan gambar dibawahnya yang menggunakan blockquote, sedikit lebih susah untuk memahami struktur HTML-nya.

2. Standar huruf menggunakan monospace.
Artinya, tanpa CSS pun tag pre akan mempunya hurup monospace, dimana hurup 'W' akan sama dengan huruf 's' atau lainnya dalam segi ukuran. lebih jelasnya baca disini.

3. Bisa disisipi SyntaxHighlighter (Kode warna warni).

Pewarnaan kode ini, bukan hanya mengejar nilai estetika (enak dilihat), tapi dengan pembedaan warna akan mudah memahami, mana JavaScript, mana CSS, mana HTML, mana tag pembuka, penutup, command, string, dll.

Mungkin masih banyak kelebihan lainnya, silahkan bisa anda cari dan temukan.

Bagaimana Cara Menulis Kode dengan Tag PRE?

Untuk penulisan standar seperti ini
<pre>
isi kode
</pre>
Apabila menggunakan syntaxhighlighter, ada beberapa tambahan seperti :
<pre><code>
isi kode
</code></pre>

atau

<pre lang="css">
isi kode
</code>

dan lain-lain

 Tag pre Details


1. Browser Support :
  •     Netscape 2, 3, 4, 6, 7 dst
  •     Chrome 1 dst
  •     Firefox 1 dst
  •     Internet Explorer 2, 3, 4, 5, 6 dst
  •     Opera 3, 4, 5, 6, 7, 8 dst
  •     Safari 1 dst
  •     WebTV / MSNTV
  •     AvantGo Palm OS
  •     AvantGo Windows CE
  •     HTML 3.2, 4.0
  •     XHTML 1.0
  •     XHTML Text Module, XHTML Legacy Module


2. Atribut
  •     align (optional)
  •     class (optional)
  •     dir (optional)
  •     id (optional)
  •     lang (optional)
  •     onclick (optional)
  •     ondblclick (optional)
  •     onkeydown (optional)
  •     onkeypress (optional)
  •     onkeyup (optional)
  •     onmousedown (optional)
  •     onmousemove (optional)
  •     onmouseout (optional)
  •     onmouseover (optional)
  •     onmouseup (optional)
  •     style (optional)
  •     title (optional)
3. Contents:Teks. Beberapa tag yang valid pada tag pre tag:
a, abbr, acronym, applet, b, basefont, bdo, big, br, button, cite, code, dfn, em, font, i, iframe, img, input, kbd, label, map, object, q, s, samp, script, select, small, span, strike, strong, sub, sup, textarea, tt, u, var

4. Valid Context :blockquote, body, button, center, dd, div, fieldset, form, iframe, li, noframes, noscript, object, td, th.